Translate

Wednesday, November 16, 2011

Self Centered to God Centered

Berikut adalah artikel utama untuk Warta PO Vokasi - 4 November 2011

Hai teman-teman.. Bagaimana UTS kalian di sepanjang minggu ini? Semoga lancar-lancar yaa.. :) Bersyukur banget di tengah-tengah kesibukan belajar untuk UTS ini kita masih dapat sama-sama berkumpul untuk mengikuti Persekutuan Jumat.

Lewat Persekutuan Jumat kali ini kita diingatkan kembali tentang keberdosaan kita. Manusia pada awal diciptakan sungguh amat baik dan sesuai dengan gambar dan rupa Allah (kejadian 1:26). Saat itu manusia sangat dekat dengan
Allah. Akan tetapi saat manusia jatuh dalam dosa, hubungan yang dekat itu menjadi terpisah oleh karena dosa.

Lewat pengorbanan Yesus di kayu salib yang me-
nebus dosa-dosa manusia, hubungan manusia dan Allah yang jauh tersebut, sekarang terjembatani.

Akan tetapi, bukan karena dosa-dosa kita telah diampuni maka kita boleh bertindak seenak dan semau kita sendiri. Di alkitab, sudah jelas sekali tertulis batasan-batasan apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan.

Namun kenyataannya di zaman sekarang yang semakin “edan” ini, makin banyak tantangan dan hambatan bagi kita untuk bisa terus berjalan sesuai firman Tuhan. Tanpa sadar, seringkali kita mengikuti arus dunia, mengikuti pola hidup dunia yang sebenarnya tidak boleh kita lakukan. Contoh sederhananya, kita uda tau banget kalo yang namanya tugas, kuis ataupun ujian itu harus kita kerjain sendiri alias say no to nyontek, tapi tetep aja kita pasti pernah melakukannya dengan alasan kepepet lah, ga sempet belajar, takut dapet jelek,dll. Selain itu mungkin kita juga terjebak dengan pola hidup hedonisme (menurut KBBI berarti pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama hidup) atau mungkin kita seorang yang konsumerisme (paham atau gaya hidup yang menganggap barang-barang -mewah- sebagai ukuran kebahagiaan, kesenangan,dsb).

Sebenarnya kita udah tau kalau itu ga boleh dilakukan, tapi kita tetep saja melakukannya. Itu mendukakan hati Tuhan loh temen-temen. Kita adalah anak-anak Tuhan, hendaklah hidup kita pun seturut dengan kehendakNya. Ubahlah pandangan kita yang Self centered menjadi God Centered. Lakukan sesuatu bukan sesuai kehendak dan kemauan kita tetapi lakukanlah apa yang Tuhan kehendaki.
Karena tujuan hidup kita adalah untuk memuliakan namaNya. :)

Lalu, bagaimana agar kita bisa mengetahui apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita? Punyalah hubungan yang dekat dengan Tuhan.
Bangunlah relasi yang intim denganNya. Cari tahu kehendaknya lewat Saat Teduh, Jam Doa Pribadi, Ibadah di gereja, Persekutuan Jumat di kampus, dll.

Selamat mengubah pandangan hidup dari Self Centered to God Centered dan juga selamat melanjutkan UTS.. :)

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. (Kolose 3: 23) God Bless :)

No comments:

Post a Comment