Tapi ternyata, pengalaman naik kereta ekonomi setiap hari mengajarkan gw banyak pelajaran berharga.. Melalui tiga kejadian di bawah ini, gw pengen share ke temen – temen pelajaran berharga yang gw dapatkan..
Sejak semester 1, jadwal kelas gw selalu dimulai dari jam 8 pagi.. Otomatis, sekitar jam 6-an gw uda harus berada di stasiun.. Belakangan ini, gw baru sadar kalo setiap pagi pas nyampe stasiun, banyak orang yang tidur di sekitar stasiun.. Miris sekali melihatnya..
Selain itu, saat di kereta, dapat dengan mudah ditemui anak – anak yang “bekerja”, entah dengan mengamen ataupun dengan meminta - minta.. Bekerja nya dalam tanda kutip karena mereka memang belum saatnya untuk bekerja.. Seharusnya mereka masih menikmati masa kanak – kanak nya, belajar dan bermain, bukan bekerja mencari uang..
Dan ada juga seorang bapak yang mengamen.. Tapi… Ia tidak memiliki sebelah kaki. Iyaa.. Bapak tersebut cacat.. Tapi yang membuat gw kagum adalah bapak tersebut berusaha mencari uang dengan bekerja (mengamen), bukan dengan meminta – minta.. Bapak tersebut mencoba melakukan yang terbaik di tengah keterbatasannya.. :)
Kalau kita bandingkan tiga kejadian di atas dengan kehidupan kita, seharusnya kita merasa amat sangat bersyukur yaa.. Tapi… Apakah kita pernah bersyukur pada Tuhan atas semua yang kita punya?? Atas rumah tempat kita berteduh, atas kesempatan bersekolah dan atas kesempurnaan fisik yang kita miliki.. Atau kita malah sering mengeluh kepada Tuhan “Tuhan, mengapa rumahku tidak sebagus si A?? Kenapa aku harus belajar mati – matian?? Kenapa aku tidak secantik / seganteng si B??
Teman, sekarang saatnya kita untuk berhenti mengeluh.. Syukuri setiap yang kita punya dan miliki. Karena Tuhan pasti telah memberikan yang terbaik untuk kita.. Dan sebagai ungkapan syukur kita kepada Tuhan atas berkat – berkatNya, kita seharusnya mewujudnyatakan rasa syukur kita tersebut melalui sikap hidup kita. Juga kita lakukan yang terbaik dalam setiap hal dalam hidup kita, dan tak lupa juga untuk ambil bagian dalam pelayanan, kita gunakan setiap talenta yang kita punya untuk kemuliaan namaNya..
Dan yang terakhir, naik kereta juga mengajarkan gw kalo waktu itu berharga walaupun hanya itungan menit. Telat 1 menit, menyebabkan ketinggalan kereta dan membuat harus menunggu kereta berikutnya.. Ini mengingatkan kita untuk mempergunakan waktu kita sebaik – baiknya.. Memanage waktu dengan baik, kapan harus belajar, bermain, jalan – jalan dan yang terpenting adalah kita harus tetap mempunyai waktu pribadi denganNya untuk jam doa kita dan juga saat teduh..
GBU.. ^^
THANK GOD FOR WHAT U HAVE…
TRUST GOD FOR WHAT U NEED…
No comments:
Post a Comment