Saat kulihat wajahmu,
dapat aku temukan
setitik kebahagiaan..
ya..hanya setitik..
tetapi itu berhasil membuatku
terdiam dan terpaku..
membuatku tanpa sadar memflashback
perjalanan kehidupanku..
dan ketika sampai pada titik dimana
aku tak bisa berhenti mengeluh,
aku hanya bisa tersenyum kecut..
mengapa?
karena penderitaanku tak seberapa
dibandingkan dengan penderitaan yang kau alami..
sedangkan kau tetap bisa tersenyum..
aku mulai belajar..
untuk berhenti mengeluh..
karena tak ada alasan bagiku untuk mengeluh..
:)
No comments:
Post a Comment