Translate

Saturday, May 14, 2011

Alarm Jiwa

Dear Diary,
Gw bener-bener ga bisa pas tadi ngerjain kuis, udah buntu banget saking ga tau mau nulis apa. Soalnya gw ga sempet belajar dan tadi tuh sebenernya ada banyak banget kesempatan buat gw nyontek sih. Tapi ntah kenapa pas gw mau buka buku, selalu aja hati ini langsung jadi ga tenang. Seakan-akan ada yang mengingatkan gw kalo nyontek itu dosa dan bisa mendukakan hati Allah. Akhirnya gw ga jadi nyontek deh.

Teman-teman pernah ngalamin hal seperti di atas ga? Saat teman-teman mau ngelakuin sesuatu yang bertentangan dengan kehendakNya, seperti ada yang mengingatkan teman-teman untuk ga ngelakuin itu. Menurut kalian itu asalnya dari mana? Suara hati? Atau suara Tuhan lewat Roh Kudus? Yupp bener banget buat yang ngejawab Roh Kudus.

Roh Kudus adalah pribadi Yang Ilahi: Ia adalah Allah. Allah yang sama dengan Allah Bapa dan Allah Anak. Roh Kudus adalah pribadi yang hidup. Ia adalah salah satu dari ketiga oknum dalam Tritunggal yang kudus. Memang benar, ketika kita ditanya dan diminta menjelaskan tentang Allah Tritunggal kebanyakan dari kita akan enggan menjelaskan. Ntah karena takut ataupun karena sesungguhnya tidak mengerti akan makna Tritunggal itu sendiri. Mari kita coba memahaminya. Allah Tritunggal: Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus merupakan inti ajaran Kristen. Ketiga Pribadi sama kedudukannya, sama kuasanya, dan sama kemuliaannya. Ketiganya satu dalam esensi dan memiliki sifat yang sama. Ke-mahakuasa-an,ke-tidak-berubah-an, ke-mahasuci-an, ke-tidak-tergantung-an, dimiliki oleh masing-masing Pribadi Allah. Rasul Paulus dalam 2 Korintus 13:13 mengatakan: Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian. Pada ayat ini dengan jelas ditunjukkan bahwa Roh Kudus adalah satu dengan Bapa dan satu dengan Anak dalam kepenuhan Allah. Itu bukanlah satu ditambah satu ditambah satu sama dengan tiga. Itu sama dengan satu dikali satu dikali satu sama dengan satu.

Jika kita telah menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka Roh Allah tinggal dalam kita. Roh tersebut berfungsi sebagai penolong, ketika kita berada dalam masalah janganlah menjadi takut karena ada Roh Kudus yang akan menolong ketika melewati masalah tersebut. Roh Kudus juga yang akan memimpin kita agar kita tidak salah mengambil keputusan. Ketika duka dan kekecewaan datang menghampiri kita, ingatlah selalu ada Roh Kudus yang akan menghibur dan memberikan kita kekuatan. Tak lupa juga, Roh Kudus adalah teman yang setia, saat teman-temanmu menjauhimu ingatlah masih ada Roh Kudus yang menemanimu. Dan yang terpenting, Roh Kudus adalah Alarm Jiwa kita. Ketika kita sudah berada di jalur yang salah, Roh kudus yang akan mengingatkan kita. Roh Kudus yang menuntun kita agar hidup sejalan dengan kehendak Tuhan. Namun ada 3 dosa yang melawan Roh Kudus. Pertama adalah Menghujat Roh Kudus. Dosa ini dibuat oleh orang-orang yang tidak percaya dan sering disebut “dosa yang tidak dapat diampuni.” Kedua adalah Mendukakan Roh Kudus, yakni ketika kelakuan kita baik perkataan ataupun watak kita tidak seperti Yesus. Ketiga adalah Memadamkan Roh Kudus. Kita mematikan kasih dan kuasa Roh yang ingin memakai kita untuk mencapai tujuan ilahiNya.

Alkitab mengajarkan bahwa setiap orang yang telah diselamatkan diberi karunia oleh Roh Kudus paling sedikit satu. Contoh-contoh karunia Roh antara lain karunia pelayanan, mengajar, memberi, memimpin, dan kemurahan (Roma 12:6-8). Allah meminta kita untuk bertanggung jawab bagaimana kita menggunakan karunia-karunia Roh tersebut. Dan pada akhirnya, kita akan dituntut untuk memiliki Buah Roh dalam hidup kita. Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu (Galatia 5:22-23). Sudahkah buah Roh tersebut ada dalam kita? Trus pasti ada yang bertanya-tanya deh. Apa sih sebenernya beda antara Karunia Roh dan Buah Roh? Tidak sama dengan Karunia-karunia Roh, buah Roh tidak dibagi-bagikan di antara orang-orang percaya. Melainkan segala buah Roh adalah harapan Allah dalam hidup kita semua. Dan yang menarik adalah alkitab membicarakan tentang buah Roh dan bukan buah-buah Roh. Sebuah pohon itu dapat menghasilkan banyak buah , tetapi semua itu tumbuh dari pohon yang sama. Dengan cara yang sama, Roh adalah sumber dari semua buah dalam hidup kita.

Sekarang kita jadi tau kan kalo kita pasti mempunyai Karunia Roh. Selamat mempergunakan Karunia Roh yang ada pada kita dengan bijak dan tak lupa juga untuk menghidupi buah Roh di dalam kehidupan kita.

Sumber:
- Roh Kudus-Kuasa Allah dalam Hidup Anda karangan Billy Graham
- www.wikipedia.org

*kalo yang ini artikel utama buat solga 13 Mei 2011.. :)

No comments:

Post a Comment